Waktu adalah hidup yang tidak dapat dirubah atau diganti dari satu waktu ke waktu yang lain. Menyia-nyiakan waktu berarti menyia-nyiakan hidup kita, tapi dengan keterampilan anda menguasai dan memanajemen waktu adalah berarti anda dapat menguasai hidup dan menarik banyak manfaat sebesar-besarnya.
Penulis secara pribadi yakin kesuksesan semua orang tidak terkait dengan kelahirannya yang dianggap beruntung atau terlihat beruntung, adanya bakat yang luar biasa, ataupun karena memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Karena jika itu jadi persoalannya, mengapa teman Kita yang berasal dari keluarga pas-pasan kini menjadi jutawan, malah seorang teman dari keluarga kaya raya, kini hidupnya terlilit hutang dimana-mana.
Banyak cerita dan kenyataan di sekitara kita bahwa banyak kita temui anak-anak yang pada masa kanak-kanaknya mengalami kekurangan, kebingungan, dan pertentangan. Mungkin kita juga pernah merasakan hal seperti itu. Bagi penulis masa kanak-kanak adalah masa yang kalau diukur dengan keadaan saat ini sangatlah jauh berbeda, tetapi bagi penulis itu adalah suatu kenyataan hidup yang harus dihadapi, karena hidup adalah perjuangan, betul khan??? Apa yang kita inginkan harus diperjuangkan. Cita-cita yang ingin diraih, perlahan mulai menemukan titik terang walau harus berjalan tertatih-tatih. Tapi, tetap berjuang. Dan waktu akan memberikan jawaban atas semua perjuangan itu.
Pengaturan waktu secara efektif akan mengubah semua orang dari yang biasa menjadi luar biasa, dari yang bukan apa-apa menjadi apa-apa. Waktu adalah bahan baku kehidupan. Banyak orang menghabiskan waktu percuma, mereka sibuk berputar-putar, mempersiapakan diri untuk hidup tetapi mereka tidak pernah tiba di suatu tempat. Kita boleh menunggu tapi waktu terus berjalan dan tidak bisa diulang. Kita boleh saja memboroskan waktu dengan melakukan hal yang tak berguna tapi itu berarti kita telah melepaskan kesempatan-kesempatan terbaik yang kita miliki.
Waktu adaah penguasa kehidupan setiap orang. Setiap manusia tepatnya memiliki 168 jam dalam seminggu dan jumlah tertentu menit dan jam saja dalam sehari. Ratu Elizabet I –wanita paling berkuasa dan kaya di zamannya- mengucapkan perkataan ini di hari kematiannya: "Semua yang Kita miliki untuk sesaat waktu saja."
Kita mengkhawatirkan hal-hal yang ingin kita lakukan tetapi tidak mampu kita lakukan, dan bukannya mengkhawatirkan hal-hal yang mampu kita lakukan tapi tidak kita lakukan. Ini berarti, untuk menghindari penyesalan di kemudian hari kita harus bisa memanfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin sesuatu dengan kemampuan yang kita miliki secara optimal. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari, karena tidak melakukan apapun di hari lalu, karena waktu takkan berulang. Lakukan yang terbaik pada hari ini, dan lebih baik di hari esok. Waktu adalah segalanya!
Penulis menyadari penulis memiliki waktu di dunia yang terus berubah ini. Waktu itu adalah hari ini, esok, dan entah berapa waktu lagi. Hal ini yang menyebabkan kita harus mengatur urutan waktu dan mengatur skala prioritas. Kita harsu yakin jika sudah dapat mengatur waktu secara efisien, maka Kita akan belajar dari orang yang tidak bisa menjadi bisa karena sukses adalah proses dan bukan status. Kita harus menolak bahwa sukses adalah sesuatu yang bisa dimiliki secara kebetulan. Sukses adalah proses seumur hidup untuk mencapai apa yang mampu dan seharusnya kita capai
Dan hampir segala sesuatu di dalam kehidupan ini dapat dibagi ke dalam tahap-tahap. Kita biasanya juga melakukan hal ini dengan kehidupan. Dan kita akan sukses dengan waktu karena sukses bukanlah sepenuhnya merupakan masalah untuk berada di tempat yang benar pada waktu yang benar, tetapi merupakan masalah menyediakan waktu dalam rangka menentukan kapan dan di mana yang akan menjadi waktu dan tempat yang tepat itu!
Penulis secara pribadi yakin kesuksesan semua orang tidak terkait dengan kelahirannya yang dianggap beruntung atau terlihat beruntung, adanya bakat yang luar biasa, ataupun karena memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Karena jika itu jadi persoalannya, mengapa teman Kita yang berasal dari keluarga pas-pasan kini menjadi jutawan, malah seorang teman dari keluarga kaya raya, kini hidupnya terlilit hutang dimana-mana.
Banyak cerita dan kenyataan di sekitara kita bahwa banyak kita temui anak-anak yang pada masa kanak-kanaknya mengalami kekurangan, kebingungan, dan pertentangan. Mungkin kita juga pernah merasakan hal seperti itu. Bagi penulis masa kanak-kanak adalah masa yang kalau diukur dengan keadaan saat ini sangatlah jauh berbeda, tetapi bagi penulis itu adalah suatu kenyataan hidup yang harus dihadapi, karena hidup adalah perjuangan, betul khan??? Apa yang kita inginkan harus diperjuangkan. Cita-cita yang ingin diraih, perlahan mulai menemukan titik terang walau harus berjalan tertatih-tatih. Tapi, tetap berjuang. Dan waktu akan memberikan jawaban atas semua perjuangan itu.
Pengaturan waktu secara efektif akan mengubah semua orang dari yang biasa menjadi luar biasa, dari yang bukan apa-apa menjadi apa-apa. Waktu adalah bahan baku kehidupan. Banyak orang menghabiskan waktu percuma, mereka sibuk berputar-putar, mempersiapakan diri untuk hidup tetapi mereka tidak pernah tiba di suatu tempat. Kita boleh menunggu tapi waktu terus berjalan dan tidak bisa diulang. Kita boleh saja memboroskan waktu dengan melakukan hal yang tak berguna tapi itu berarti kita telah melepaskan kesempatan-kesempatan terbaik yang kita miliki.
Waktu adaah penguasa kehidupan setiap orang. Setiap manusia tepatnya memiliki 168 jam dalam seminggu dan jumlah tertentu menit dan jam saja dalam sehari. Ratu Elizabet I –wanita paling berkuasa dan kaya di zamannya- mengucapkan perkataan ini di hari kematiannya: "Semua yang Kita miliki untuk sesaat waktu saja."
Kita mengkhawatirkan hal-hal yang ingin kita lakukan tetapi tidak mampu kita lakukan, dan bukannya mengkhawatirkan hal-hal yang mampu kita lakukan tapi tidak kita lakukan. Ini berarti, untuk menghindari penyesalan di kemudian hari kita harus bisa memanfaatkan waktu yang ada semaksimal mungkin sesuatu dengan kemampuan yang kita miliki secara optimal. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari, karena tidak melakukan apapun di hari lalu, karena waktu takkan berulang. Lakukan yang terbaik pada hari ini, dan lebih baik di hari esok. Waktu adalah segalanya!
Penulis menyadari penulis memiliki waktu di dunia yang terus berubah ini. Waktu itu adalah hari ini, esok, dan entah berapa waktu lagi. Hal ini yang menyebabkan kita harus mengatur urutan waktu dan mengatur skala prioritas. Kita harsu yakin jika sudah dapat mengatur waktu secara efisien, maka Kita akan belajar dari orang yang tidak bisa menjadi bisa karena sukses adalah proses dan bukan status. Kita harus menolak bahwa sukses adalah sesuatu yang bisa dimiliki secara kebetulan. Sukses adalah proses seumur hidup untuk mencapai apa yang mampu dan seharusnya kita capai
Dan hampir segala sesuatu di dalam kehidupan ini dapat dibagi ke dalam tahap-tahap. Kita biasanya juga melakukan hal ini dengan kehidupan. Dan kita akan sukses dengan waktu karena sukses bukanlah sepenuhnya merupakan masalah untuk berada di tempat yang benar pada waktu yang benar, tetapi merupakan masalah menyediakan waktu dalam rangka menentukan kapan dan di mana yang akan menjadi waktu dan tempat yang tepat itu!
1 komentar:
berkunjung di sahabat baru,konfirmasi ni sob..
soal membuat dropdown untuk daftar artikel,maksudnya scrollbar untuk daftar artikel..
please visit me here
makasih dan lam kenal ya :D
Posting Komentar